Siswi MAN Kragilan Berpuisi Ungkapkan Kegelisihan Ke Bupati Serang

Serang (Antaranews Banten) – Adinda Galih Mustika, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Keragilan Serang membacakan puisi yang isinya mengutarakan kegelisahan dengan judul “Deklarasi Stop Kekerasan”.

Adinda mengungkapkan kegelisahannya dihadapan Bupati Serang Hj Ratu Tatu Khasanah bahwa masih banyak kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di wilayah ini.

“Saya sangat prihatin sekali melihat kasus kekerasan terhadap anak baik di surat kabar maupun di media sosial yang masih terjadi di Serang, dan juga masih banyak anak anak yang dimanfaatkan orang tuanya untuk menjadi pengemis,” katanya di sela acara peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Serang, Selasa (27/11).

Adinda yang masih duduk di kelas dua ini menjelaskan dengan adanya Hari Anak Nasional ini dirinya ingin mengekspresikan kegelisahaannya yang selama ini ia tulis dalam sebuah puisi.

Ia berharap dengan puisi ini bisa membuka hati para orang tua yang masih tega memperlakukan anak-anaknya sekehendak hati.

Selain itu, menurut Adinda, selain kasus kekerasan anak, masih ada juga kasus lain yakni anak yang menjadi korban perceraian orang tuanya. Semua itu ia jadikan inspirasi untuk menulis puisi.

“Saya punya pengalaman sendiri pak ada dua teman saya kedua orang tuanya bercerai, saya kasihan sekali kalau ingat temen saya itu,” katanya.

Selain itu lewat puisi tersebut ia juga mengungkapkan masalah beasiswa yang selama ini dianggap masih belum merata. Untuk beasiswa dari pemkab masih belum tepat sasaran karena ada siswa yang mampu secara ekonomi dia mendapatkan beasiswa sedangkan yang tidak mampu dan berprestasi masih ada yang belum mendapatkan beasiswa,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut bupati Serang Ratu Tatu Khasanah mengapresiasi puisi yang dibawakan oleh putri seorang guru Sekolah Dasar tersebut.

“puisi tadi sangat bagus mudah mudahan kita bisa untuk menindaklanjuti apa yang diharapkan para siswa, yang terpenting semangat belajar harus tetap ditingkatkan,tidak boleh ada lagi anak yang tidak sekolah, program beasiswa dari pemerintah
daerah akan terus diupayakan,” katanya.
Dalam acara peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Serang ini diikuti oleh 290 anak yang terdiri dari forum anak kecamatan dan pengurus forum anak Kabupaten Serang.
Sumber

Mungkin anda suka konten ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − fourteen =