Survei Terbaru, 43,2% Kader PPP Dukung Prabowo, 40,5% Demokrat ke Jokowi

SERANG – Survei terbaru kembali dirilis. Kali ini Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis survei nasional terkait split ticket voting.

Split ticket voting merupakan perilaku kader parpol yang memiliki sikap politik dan dukungan yang berbeda dengan parpolnya di Pilpres 2019.

Dalam hasil survei ini, ada dua parpol yang masing-masing tergabung dalam Tim Koalisi Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianrto-Sandiaga Uno yang memiliki sikap politik yang berbeda dengan partainya.

Peneliti senior Indikator Politik Indonesia Rizka Halida menjelaskan, dari TKN Jokowi-Ma’ruf, PPP dan Partai Hanura menjadi partai yang memiliki kader dengan tingkat split ticket voting tertinggi. Berdasarkan hasil survei, sebesar 43,2 persen kader PPP dan 39,6 persen dari Hanura yang tak mengikuti keputusan partainya dan memilih mendukung Prabowo-Sandi.

“Memang ada reaksinya (yang berbeda) untuk masing-masing partai. Untuk PDIP 90,1 persen memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Tapi sebaliknya untuk PPP (sebesar) 53,7 persen memang memilih Jokowi-Ma’ruf Amin, tapi ada 43,2 persen yang membelot mendukung Prabowo-Sandi. Lalu pendukung Hanura split pilihannya ke Prabowo-Sandi sebesar 39,6 persen,” kata Rizka di Jalan Cikini V, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).

Sementara dari kubu BPN Prabowo-Sandi, kader parpol yang terpecah paling tinggi dengan mendukung Jokowi-Ma’ruf adalah Partai Berkarya dengan 42,1 persen, diikuti Partai Demokrat dengan 40,5 persen.

“Sementara yang paling tidak solid Partai Berkarya (karena) terbelah dukungannya ke Jokowi-Ma’ruf. Yang cukup banyak juga adalah dari Demokrat. Sebanyak 54,1 persen lebih banyak dukung Prabowo-Sandi, tapi 40,5 persen memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf,” jelasnya dilansir kumparan.com.

Sementara itu, PDIP dan Partai Gerindra menjadi partai yang solid dalam mendukung masing-masing paslon yang diusung. Sebesar 90,1 persen dari PDIP solid mendukung Jokowi-Ma’ruf, dan 81,5 persen dari Gerindra mendukung Prabowo-Sandi.

Survei ini melibatkan 1.220 responden yang merupakan WNI dan telah memiliki hak pilih dalam Pemilu 2019 mendatang. Sementara margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan wawancara tatap muka. Wawancara dilakukan pada 16 – 26 Desember 2018. (Red)

Sumber

Next Post

No more post

Mungkin anda suka konten ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 − 3 =

Privasi & Cookie: Situs ini menggunakan cookie. Dengan melanjutkan menggunakan situs web ini, Anda setuju dengan penggunaan mereka.

error: Content is protected !!